Senin, 16 Januari 2012

KEAJAIBAN DUNIA BERDASARKAN AL-QUR'AN

nilah 7 Keajaiban Dunia
Berdasarkan Al-
Qur'an Selama ini umat muslim di
dunia hanya tahu 7
keajaiban dunia berdasar
pilihan manusia saja namun
sudah mulai melupakan ada
7 keajaiban dunia yang telah tertulis berdasarkan
Al-Qur'an.
Nah dalam rangka untuk
mengingatkan kembali
anda semua, mari sekiranya
sebentar saja melihat 7 keajaiban dunia versi Al-
Qur'an di bawah ini.
7 Keajaiban Dunia
Berdasarkan Al-Qur'an
1. Hewan Berbicara di
Akhir Zaman Maha Suci Allah yang telah
membuat segala
sesuatunya berbicara
sesuai dengan yang Ia
kehendaki. Termasuk dari
tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah ketika terjadi hari
kiamat akan muncul hewan
melata yang akan berbicara
kepada manusia
sebagaimana yang
tercantum dalam Al-Qur’an, surah An-Naml ayat 82,
“Dan apabila perkataan
Telah jatuh atas
mereka, kami keluarkan
sejenis binatang melata
dari bumi yang akan mengatakan kepada
mereka, bahwa
Sesungguhnya manusia
dahulu tidak yakin
kepada ayat-ayat Kami”.
Mufassir Negeri Syam, Abul Fida’ Ibnu Katsir Ad-
Dimasyqiy berkomentar
tentang ayat di atas,
“Hewan ini akan keluar
diakhir zaman ketika
rusaknya manusia, dan mulai meninggalkan
perintah-perintah Allah,
dan ketika mereka
telah mengganti agama
Allah. Maka Allah
mengeluarkan ke hadapan mereka
hewan bumi. Konon
kabarnya, dari Makkah,
atau yang lainnya
sebagaimana akan
datang perinciannya. Hewan ini akan
berbicara dengan
manusia tentang hal
itu”.[Lihat Tafsir Ibnu
Katsir (3/498)]
Hewan aneh yang berbicara ini akan keluar di akhir
zaman sebagai tanda akan
datangnya kiamat dalam
waktu yang dekat. Nabi -
Shallallahu ‘alaihi wa sallam-
bersabda, “Sesungguhnya tak
akan tegak hari kiamat,
sehingga kalian akan
melihat sebelumnya 10
tanda-tanda kiamat:
Gempa di Timur, gempa di barat, gempa di
Jazirah Arab, Asap,
Dajjal, hewan bumi,
Ya’juj & Ma’juj, terbitnya
matahari dari arah
barat, dan api yang keluar dari jurang
Aden, akan menggiring
manusia”. [HR. Muslim
dalam Shohih-nya
(2901), Abu Dawud
dalam Sunan-nya (4311), At-Tirmidziy
dalam Sunan-nya
(2183), dan Ibnu Majah
dalam Sunan-nya
(4041)]
2. Pohon Kurma yang Menangis
Adanya pohon kurma yang
menangis ini terjadi di
zaman Rasulullah -
Shollallahu ‘alaihi
wasallam- , mengapa sampai pohon ini
menangis?
Kisahnya, Jabir bin Abdillah-
radhiyallahu ‘anhu-
bertutur,
“Jabir bin Abdillah - radhiyallahu ‘anhu-
berkata: “Adalah
dahulu Rasulullah -
Shollallahu ‘alaihi
wasallam- berdiri
(berkhutbah) di atas sebatang kurma, maka
tatkala diletakkan
mimbar baginya, kami
mendengar sebuah
suara seperti suara
unta dari pohon kurma tersebut hingga
Rasulullah -Shollallahu
‘alaihi wasallam- turun
kemudian beliau
meletakkan tangannya
di atas batang pohon kurma tersebut” .[HR.Al-
Bukhariy dalam Shohih-
nya (876)]
Ibnu Umar-radhiyallahu
‘anhu- berkata,
“Dulu Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-
berkhuthbah pada
batang kurma. Tatkala
beliau telah membuat
mimbar, maka beliau
berpindah ke mimbar itu. Batang korma itu
pun merintih. Maka
Nabi -Shollallahu ‘alaihi
wasallam-
mendatanginya
sambilmengeluskan tangannya pada batang
korma itu (untuk
menenangkannya)”.
[HR. Al-Bukhoriy dalam
Shohih-nya (3390), dan
At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (505)]
3. Untaian Salam Batu
Aneh
Mungkin kalau seekor
burung yang pandai
mengucapkan salam adalah perkara yang sering kita
jumpai. Tapi bagaimana jika
sebuah batu yang
mengucapkan salam.
Sebagai seorang hamba
Allah yang mengimani Rasul-Nya, tentunya dia
akan membenarkan seluruh
apa yang disampaikan oleh
Rasul-Nya, seperti
pemberitahuan beliau
kepada para sahabatnya bahwa ada sebuah batu di
Mekah yang pernah
mengucapkan salam
kepada beliau sebagaimana
dalam sabdanya,
Dari Jabir bin Samurah dia berkata, Rasulullah -
Shollallahu ‘alaihi wasallam-
bersabda,
“Sesungguhnya aku
mengetahui sebuah
batu di Mekah yang mengucapkan salam
kepadaku sebelum aku
diutus, sesungguhnya
aku mengetahuinya
sekarang”.[HR.Muslim
dalam Shohih-nya (1782)].
4. Pengaduan Seekor Onta
Manusia adalah makhluk
yang memiliki perasaan.
Dari perasaan itu timbullah
rasa cinta dan kasih sayang di antara mereka. Akan
tetapi ketahuilah, bukan
hanya manusia saja yang
memiliki perasaan, bahkan
hewan pun memilikinya.
Oleh karena itu sangat disesalkan jika ada manusia
yang tidak memiliki
perasaan yang membuat
dirinya lebih rendah
daripada hewan. Pernah
ada seekor unta yang mengadu kepada Rasulullah
-Shollallahu ‘alaihi wasallam-
mengungkapkan
perasaannya.
Abdullah bin Ja’far-
radhiyallahu ‘anhu- berkata, “Pada suatu hari
Rasulullah -Shallallahu
‘alaihi wasallam-
pernah
memboncengku
dibelakangnya, kemudian beliau
membisikkan tentang
sesuatu yang tidak
akan kuceritakan
kepada seseorang di
antara manusia. Sesuatu yang paling
beliau senangi untuk
dijadikan pelindung
untuk buang hajatnya
adalah gundukan tanah
atau kumpulan batang kurma. lalu beliau
masuk kedalam kebun
laki-laki Anshar. Tiba
tiba ada seekor onta.
Tatkala Nabi -Shallallahu
‘alaihi wasallam- melihatnya, maka onta itu
merintih dan bercucuran air
matanya. Lalu Nabi -
Shallallahu ‘alaihi
wasallam-mendatanginya seraya
mengusap dari perutnya sampai ke
punuknya dan tulang
telinganya, maka
tenanglah onta itu.
Kemudian beliau
bersabda, “Siapakah pemilik onta ini, Onta
ini milik siapa?” Lalu
datanglah seorang
pemuda Anshar seraya
berkata, “Onta itu
milikku, wahai Rasulullah”
.
Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi
wasallam- bersabda,
“Tidakkah engkau
bertakwa kepada Allah dalam binatang ini,
yang telah dijadikan
sebagai milikmu oleh
Allah, karena ia
(binatang ini) telah
mengadu kepadaku bahwa engkau telah
membuatnya letih dan
lapar”. [HR. Abu Dawud
dalam As-Sunan
(1/400), Al-Hakim
dalam Al-Mustadrak (2/99-100), Ahmad
dalam Al-Musnad
(1/204-205), Abu Ya’la
dalam Al-Musnad
(3/8/1), Al-Baihaqiy
dalam Ad-Dala’il (6/26), dan Ibnu Asakir dalam
Tarikh Dimasyqa
(9/28/1). Lihat Ash-
Shahihah (20)]
5. Kesaksian Kambing
Panggang Kalau binatang yang masih
hidup bisa berbicara adalah
perkara yang ajaib, maka
tentunya lebih ajaib lagi
kalau ada seekor kambing
panggang yang berbicara. Ini memang aneh, akan
tetapi nyata. Kisah kambing
panggang yang berbicara
ini terdapat dalam hadits
berikut:
Abu Hurairah-radhiyallahu ‘anhu- berkata,
“Rasulullah -Shollallahu
‘alaihi wasallam-
menerima hadiah, dan
tak mau makan
shodaqoh. Maka ada seorang wanita Yahudi
di Khoibar yang
menghadiahkan
kepada beliau kambing
panggang yang telah
diberi racun. Lalu Rasulullah -Shallallahu
‘alaihi wa sallam- pun
memakan sebagian
kambing itu, dan kaum
(sahabat) juga makan.
Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
“Angkatlah tangan
kalian, karena kambing
panggang ini
mengabarkan
kepadaku bahwa dia beracun”. Lalu
meninggallah Bisyr bin
Al-Baro’ bin MA’rur Al-
Anshoriy. Maka Nabi -
Shallallahu ‘alaihi wa
sallam- mengirim (utusan membawa
surat), “Apa yang
mendorongmu untuk
melakukan hal itu?”
Wanita itu menjawab,
“Jika engkau adalah seorang nabi, maka
apa yang aku telah
lakukan tak akan
membahayakan dirimu.
Jika engkau adalah
seorang raja, maka aku telah melepaskan
manusia darimu”.
Kemudian Rasulullah -
Shallallahu ‘alaihi wa sallam-
memerintahkan untuk
membunuh wanita itu, maka ia pun dibunuh.
Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa
sallam- bersabda ketika
beliau sakit yang
menyebabkan kematian
beliau, ”Senantiasa aku
merasakan sakit akibat
makanan yang telah
aku makan ketika di
Khoibar. Inilah saatnya
urat nadi leherku terputus”. [HR. Abu
Dawud dalam Sunan-
nya (4512). Di-shohih-
kan Al-Albaniy dalam
Shohih Sunan Abi
Dawud (hal.813), dengan tahqiq Masyhur
Hasan Salman]
6. Batu yang Berbicara
Setelah kita mengetahu
adanya batu yang
mengucapkan salam, maka keajaiban selanjutnya
adalah adanya batu yang
berbicara di akhir zaman.
Jika kita pikirkan, maka
terasa aneh, tapi
demikianlah seorang muslim harus mengimani
seluruh berita yang
disampaikan oleh Rasulullah
-Shollallahu ‘alaihi
wasallam-, baik yang masuk
akal, atau tidak. Karena Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa
sallam- tidaklah pernah
berbicara sesuai hawa
nafsunya, bahkan beliau
berbicara sesuai tuntunan
wahyu dari Allah Yang Mengetahui segala perkara
ghaib.
Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi
wa sallam- bersabda,
“Kalian akan
memerangi orang- orang Yahudi sehingga
seorang diantara
mereka bersembunyi di
balik batu. Maka batu
itu berkata, “Wahai
hamba Allah, Inilah si Yahudi di belakangku,
maka bunuhlah ia”. [HR.
Al-Bukhoriy dalam
Shohih-nya (2767), dan
Muslim dalam Shohih-
nya (2922)] Al-Hafizh Ibnu Hajar-
rahimahullah- berkata,
“Dalam hadits ini
terdapat tanda-tanda
dekatnya hari kiamat,
berupa berbicaranya benda-benda mati,
pohon, dan batu.
Lahiriahnya hadits ini
(menunjukkan) bahwa
benda-benda itu
berbicara secara hakikat”.[Lihat Fathul
Bari (6/610)]
7. Semut Memberi
Komando
Mungkin kita pernah
mendengar cerita fiktif tentang hewan-hewan
yang berbicara dengan
hewan yang lain. Semua itu
hanyalah cerita fiktif belaka
alias omong kosong. Tapi
ketahuilah wahai para pembaca, sesungguhnya
adanya hewan yang
berbicara kepada hewan
yang lain, bahkan memberi
komando, layaknya seorang
komandan pasukan yang memberikan perintah.
Hewan yang memberi
komando tersebut adalah
semut. Kisah ini
sebagaimana yang
dijelaskan oleh Al-Qur’an, “Dan Sulaiman Telah
mewarisi Daud, dan dia
berkata: “Hai manusia,
kami Telah diberi
pengertian tentang
suara burung dan kami diberi segala sesuatu.
Sesungguhnya (semua)
Ini benar-benar suatu
kurnia yang nyata”.Dan
dihimpunkan untuk
Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan
burung lalu mereka itu
diatur dengan tertib
(dalam barisan).
Hingga apabila mereka
sampai di lembah semut, berkatalah
seekor semut: Hai
semut-semut, masuklah
ke dalam sarang-
sarangmu, agar kamu
tidak diinjak oleh Sulaiman dan
tentaranya, sedangkan
mereka tidak
menyadari.Maka dia
(Sulaiman) tersenyum
dengan tertawa Karena (mendengar) perkataan
semut itu. dan dia
berdoa: “Ya Tuhanku
berilah Aku ilham untuk
tetap mensyukuri
nikmat mu yang Telah Engkau anugerahkan
kepadaku dan kepada
dua orang ibu bapakku
dan untuk
mengerjakan amal
saleh yang Engkau ridhai; dan
masukkanlah Aku
dengan rahmat-Mu ke
dalam golongan
hamba-hamba-Mu yang
saleh”. (QS.An-Naml: 16-19).
Ya itulah 7 keajaiban dunia
yang diambil berdasarkan
Al-Qur'an yang mana jika
terungkap lebih luas lagi
tentu akan membuat dunia tercengang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar